IHSG Awal Ramadan Parkir di Zona Merah, Terkoreksi 0,44% ke Level 8.274
Kamis, 19 Februari 2026 - 16:48 WIB
Dari sisi aliran dana, investor domestik tercatat melakukan aksi jual bersih dengan total pembelian Rp17,16 triliun dan penjualan Rp18,60 triliun. Sebaliknya, investor asing masih membukukan beli bersih dengan nilai pembelian Rp8,08 triliun dan penjualan Rp6,64 triliun, menunjukkan keyakinan asing terhadap pasar modal domestik masih terjaga.
Secara sektoral, penguatan dipimpin sektor barang baku yang naik 2,85%, diikuti transportasi 1,92% dan energi 0,82%. Sektor non-primer turut menguat 0,57%, sementara sektor primer dan kesehatan masing-masing naik tipis 0,06% dan 0,04%.
Baca Juga: Tekanan Global Bayangi Reformasi Pasar Modal, Investor Ritel Perlu Dilindungi
Di sisi lain, pelemahan terdalam terjadi pada sektor teknologi yang terkoreksi 1,16%, disusul sektor keuangan 1,03%, properti 0,7%, infrastruktur 0,27%, serta perindustrian 0,26%. Tekanan pada sektor keuangan turut mempengaruhi pergerakan IHSG mengingat bobotnya yang besar dalam indeks.
Pada jajaran saham penguat terbesar, Kokoh Exa Nusantara memimpin dengan kenaikan 35%, diikuti Raja Roti Cemerlang 34,04%, Cilacap Samudera Fishing Industry 28,77%, Satria Mega Kencana 25%, dan Royaltama Mulia Kontraktorindo 24,69%. Sementara saham dengan penurunan terdalam dipimpin Sunson Textile Manufacture yang turun 14,96%, Rockfields Properti Indonesia 14,85%, serta Satu Visi Putra 14,79%.
Secara sektoral, penguatan dipimpin sektor barang baku yang naik 2,85%, diikuti transportasi 1,92% dan energi 0,82%. Sektor non-primer turut menguat 0,57%, sementara sektor primer dan kesehatan masing-masing naik tipis 0,06% dan 0,04%.
Baca Juga: Tekanan Global Bayangi Reformasi Pasar Modal, Investor Ritel Perlu Dilindungi
Di sisi lain, pelemahan terdalam terjadi pada sektor teknologi yang terkoreksi 1,16%, disusul sektor keuangan 1,03%, properti 0,7%, infrastruktur 0,27%, serta perindustrian 0,26%. Tekanan pada sektor keuangan turut mempengaruhi pergerakan IHSG mengingat bobotnya yang besar dalam indeks.
Pada jajaran saham penguat terbesar, Kokoh Exa Nusantara memimpin dengan kenaikan 35%, diikuti Raja Roti Cemerlang 34,04%, Cilacap Samudera Fishing Industry 28,77%, Satria Mega Kencana 25%, dan Royaltama Mulia Kontraktorindo 24,69%. Sementara saham dengan penurunan terdalam dipimpin Sunson Textile Manufacture yang turun 14,96%, Rockfields Properti Indonesia 14,85%, serta Satu Visi Putra 14,79%.
(nng)
Lihat Juga :