IHSG Awal Ramadan Parkir di Zona Merah, Terkoreksi 0,44% ke Level 8.274

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:48 WIB
loading...
IHSG Awal Ramadan Parkir...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan pertama di bulan Ramadan, Kamis (19/2/2026). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan pertama di bulan Ramadan, Kamis (19/2/2026), di tengah tekanan jual yang meningkat pada paruh kedua sesi. Indeks terkoreksi 36,15 poin atau turun 0,44% ke level 8.274 setelah sempat bergerak variatif sepanjang hari.

Pada awal perdagangan, IHSG dibuka di level 8.357 dan sempat menyentuh posisi tertinggi 8.376. Namun momentum penguatan tidak bertahan lama setelah aksi ambil untung mulai terjadi, mendorong indeks turun ke level terendah 8.251 sebelum akhirnya ditutup di zona merah.

Baca Juga: IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau, Naik Tipis Sentuh Level 8.357

Aktivitas perdagangan tercatat cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 49,28 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp26 triliun dari 3,23 juta kali frekuensi transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp14.969 triliun dengan pergerakan saham yang bervariasi; sebanyak 384 saham melemah, 341 saham menguat, dan 233 saham stagnan.

Dari sisi aliran dana, investor domestik tercatat melakukan aksi jual bersih dengan total pembelian Rp17,16 triliun dan penjualan Rp18,60 triliun. Sebaliknya, investor asing masih membukukan beli bersih dengan nilai pembelian Rp8,08 triliun dan penjualan Rp6,64 triliun, menunjukkan keyakinan asing terhadap pasar modal domestik masih terjaga.



Secara sektoral, penguatan dipimpin sektor barang baku yang naik 2,85%, diikuti transportasi 1,92% dan energi 0,82%. Sektor non-primer turut menguat 0,57%, sementara sektor primer dan kesehatan masing-masing naik tipis 0,06% dan 0,04%.

Baca Juga: Tekanan Global Bayangi Reformasi Pasar Modal, Investor Ritel Perlu Dilindungi

Di sisi lain, pelemahan terdalam terjadi pada sektor teknologi yang terkoreksi 1,16%, disusul sektor keuangan 1,03%, properti 0,7%, infrastruktur 0,27%, serta perindustrian 0,26%. Tekanan pada sektor keuangan turut mempengaruhi pergerakan IHSG mengingat bobotnya yang besar dalam indeks.

Pada jajaran saham penguat terbesar, Kokoh Exa Nusantara memimpin dengan kenaikan 35%, diikuti Raja Roti Cemerlang 34,04%, Cilacap Samudera Fishing Industry 28,77%, Satria Mega Kencana 25%, dan Royaltama Mulia Kontraktorindo 24,69%. Sementara saham dengan penurunan terdalam dipimpin Sunson Textile Manufacture yang turun 14,96%, Rockfields Properti Indonesia 14,85%, serta Satu Visi Putra 14,79%.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Berita Terkini
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Infografis
7 Gejala Awal Penyakit...
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Terlihat di Kaki dan Tangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved