Buah Diplomasi Maraton, Ribuan Produk RI Dapat Tarif 0% ke Pasar AS

Jum'at, 20 Februari 2026 - 13:49 WIB
Kesepakatan ini hasil negosiasi intensif sejak 2025, mencakup lebih dari 19 pertemuan teknis, dan menghasilkan persetujuan AS terhadap sekitar 90% usulan Indonesia. Airlangga menekankan, bahwa ART Indonesia memiliki keunikan dibandingkan perjanjian serupa dengan negara lain, karena murni berfokus pada kerja sama ekonomi tanpa melibatkan isu sensitif lainnya.

"Perjanjian ini dilakukan dengan USTR bersama Duta Besar Jameson-Greer. Dalam kesepakatan tersebut, Amerika Serikat setuju untuk menurunkan tarif resiprokal bagi Indonesia, sesuai dengan yang tercantum dalam Joint Statement sebelumnya. Hal ini juga membedakan perjanjian ART ini dengan negara lain, karena Amerika sepakat untuk mencabut pasal-pasal yang tidak berkaitan dengan kerjasama ekonomi," tegas Airlangga.

ART memberi fasilitas tarif hingga 0 persen bagi 1.819 produk ekspor Indonesia serta imbal balik tarif nol untuk beberapa komoditas AS seperti gandum dan kedelai guna menjaga stabilitas pangan domestik.

Baca Juga: Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!