Belanja Pemerintah per Januari 2026 Tembus Rp227,4 Triliun, Buat Apa?
Senin, 23 Februari 2026 - 20:35 WIB
"Ini adalah percepatan belanja yang dilakukan oleh pemerintah pusat, terutama kementerian dan lembaga, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui APBN," ucapnya.
Secara lebih mendalam, belanja pemerintah pusat terdiri atas belanja Kementerian/Lembaga (K/L) senilai Rp55,8 triliun serta belanja Non-K/L sebesar Rp76,1 triliun. Peningkatan drastis pada belanja K/L dipicu oleh dua faktor utama, yakni penebalan bantuan sosial (bansos) dan ekspansi masif program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Realisasi bansos per Januari 2026 mencapai Rp9,5 triliun, melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan Januari 2025 yang hanya sebesar Rp4,1 triliun.
"Pemerintah pusat melalui berbagai kementerian dan lembaga telah belanja Rp55,8 triliun. Jika dibandingkan Januari 2025, belanjanya baru Rp24,4 triliun, terutama pada belanja bansos. Tahun ini belanja bansos mencapai Rp9,5 triliun, lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu sebesar Rp4,1 triliun," jelas Suahasil.
Sektor belanja barang turut terdongkrak oleh keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Transformasi program ini terlihat sangat kontras jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menyusul peningkatan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan basis penerima manfaat.
Baca Juga: Purbaya Perpanjang Masa Penempatan Dana Rp200 Triliun di Perbankan
Secara lebih mendalam, belanja pemerintah pusat terdiri atas belanja Kementerian/Lembaga (K/L) senilai Rp55,8 triliun serta belanja Non-K/L sebesar Rp76,1 triliun. Peningkatan drastis pada belanja K/L dipicu oleh dua faktor utama, yakni penebalan bantuan sosial (bansos) dan ekspansi masif program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Realisasi bansos per Januari 2026 mencapai Rp9,5 triliun, melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan Januari 2025 yang hanya sebesar Rp4,1 triliun.
"Pemerintah pusat melalui berbagai kementerian dan lembaga telah belanja Rp55,8 triliun. Jika dibandingkan Januari 2025, belanjanya baru Rp24,4 triliun, terutama pada belanja bansos. Tahun ini belanja bansos mencapai Rp9,5 triliun, lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu sebesar Rp4,1 triliun," jelas Suahasil.
Sektor belanja barang turut terdongkrak oleh keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Transformasi program ini terlihat sangat kontras jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menyusul peningkatan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan basis penerima manfaat.
Baca Juga: Purbaya Perpanjang Masa Penempatan Dana Rp200 Triliun di Perbankan
Lihat Juga :