Danantara Blak-blakan Soal Opsi Penggabungan Maskapai Garuda, Citilink, dan Pelita Air
Jum'at, 27 Februari 2026 - 18:13 WIB
Managing Director Stakeholders Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas mengungkapkan beberapa skema pembentukan holding maskapai yang terdiri dari Garuda Indonesia, Citilink, dan Pelita Air. Foto/Dok
JAKARTA - Managing Director Stakeholders Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas mengungkapkan beberapa skema pembentukan holding maskapai yang terdiri dari Garuda Indonesia, Citilink, dan Pelita Air. Ia menjelaskan opsi yang akan dipilih adalah bentuk penggabungan paling efisien bagi perusahaan maskapai milik negara.
Saat ini pihaknya masih melakukan kajian untuk menentukan bentuk yang paling optimal bagi kinerja perusahaan. "Keputusannya nanti berdasarkan hasil akhir: efisiensinya di mana dan berapa. Mana yang lebih efisien, apakah menggabungkan menjadi satu PT atau aliansi co-working, satu kolega saja, kolaborasi saja," ujarnya di Wisma Danantara, Kamis (27/2/2026).
Baca Juga: Profil Perusahaan BUMN Injourney, PT Aviasi Pariwisata Indonesia
Saat ini pihaknya masih melakukan kajian untuk menentukan bentuk yang paling optimal bagi kinerja perusahaan. "Keputusannya nanti berdasarkan hasil akhir: efisiensinya di mana dan berapa. Mana yang lebih efisien, apakah menggabungkan menjadi satu PT atau aliansi co-working, satu kolega saja, kolaborasi saja," ujarnya di Wisma Danantara, Kamis (27/2/2026).
Baca Juga: Profil Perusahaan BUMN Injourney, PT Aviasi Pariwisata Indonesia
Lihat Juga :