Perang AS-Israel vs Iran Berjalan Dua Pekan, Menko Airlangga Jabarkan Kondisi Ekonomi RI
Selasa, 17 Maret 2026 - 08:51 WIB
Kemudian PMI Manufaktur berada di zona ekspansif (53,8), serta adanya kenaikan produksi beras nasional sebesar 13,54% secara tahunan (yoy). Indonesia juga memiliki mekanisme natural hedging di mana kenaikan harga komoditas ekspor seperti batu bara, nikel, dan tembaga senilai USD47 miliar mampu menyeimbangkan defisit di sektor migas.
Pemerintah memfungsikan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebagai shock absorber untuk meredam gejolak global melalui subsidi energi, bantuan pangan senilai Rp11,92 triliun, dan penyaluran THR (Tunjangan Hari Raya). Menko Airlangga juga mengungkapkan instruksi strategis dari Presiden Prabowo Subianto guna menghadapi dampak konflik jangka panjang.
Beberapa arahan tersebut meliputi percepatan ketersediaan energi nasional, efisiensi konsumsi bahan bakar, perluasan kebijakan Work From Home (WFH) dan penguatan disiplin fiskal agar defisit tetap di bawah 3% PDB.
Baca Juga: Perang Iran vs AS-Israel, Ini Imbasnya ke Kantong Warga RI
Lihat Juga :