Filipina Umumkan Darurat Energi, Purbaya Ungkap Kondisi di Indonesia
Kamis, 26 Maret 2026 - 07:03 WIB
Menkeu Purbaya menegaskan bahwa Indonesia saat ini tidak berada dalam kondisi gawat darurat energi, meskipun ketegangan di Timur Tengah terus membayangi pasar global. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Indonesia saat ini tidak berada dalam kondisi gawat darurat energi , meskipun ketegangan di Timur Tengah terus membayangi pasar global. Menurutnya, indikator utama sebuah keadaan darurat adalah terhentinya ketersediaan stok, sementara saat ini pasokan energi nasional masih terjaga dengan baik.
Hal ini sekaligus merespons langkah negara tetangga, Filipina yang telah mengumumkan status darurat energi dan menerapkan kebijakan work from home (WFH) dua hari sepekan bagi warganya.
"Darurat energi adalah kalau misalnya suplainya berhenti. Itu yang saya takut. Bukan harganya, suplainya nggak ada itu. Ini kan masih ada suplainya. Jadi kalau dibilang darurat, enggak," tegas Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Rabu (25/3/2026).
Baca Juga: Hadapi Krisis Geopolitik, Langkah Prabowo Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi Tepat
Hal ini sekaligus merespons langkah negara tetangga, Filipina yang telah mengumumkan status darurat energi dan menerapkan kebijakan work from home (WFH) dua hari sepekan bagi warganya.
"Darurat energi adalah kalau misalnya suplainya berhenti. Itu yang saya takut. Bukan harganya, suplainya nggak ada itu. Ini kan masih ada suplainya. Jadi kalau dibilang darurat, enggak," tegas Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Rabu (25/3/2026).
Baca Juga: Hadapi Krisis Geopolitik, Langkah Prabowo Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi Tepat
Lihat Juga :