Mitigasi Risiko Fiskal, Ekonom Ungkap Peran Krusial Belanja Lain-Lain dalam APBN Sebagai Bantalan
Selasa, 31 Maret 2026 - 11:43 WIB
Dengan demikian, Awalil melihat adanya ruang besar bagi Kementerian Keuangan untuk semakin memperkuat keterbukaan informasi mengenai realokasi BLL ke Kementerian/Lembaga (K/L). Hal ini dinilai akan meningkatkan kepercayaan pasar dan publik terhadap kualitas belanja negara.
"Oleh karena APBN 2026 baru berjalan tiga bulan, sebenarnya masih ada ruang untuk menambah alokasi bagi kompensasi energi. Antara lain dari yang dicadangkan untuk fungsi pertahanan... ditambah fungsi ketertiban dan keamanan, serta fungsi pelayanan umum lainnya,” jelasnya.
• Fungsi Ekonomi: Rp289,76 triliun (Termasuk cadangan kompensasi energi).
• Fungsi Pertahanan: Rp150,55 triliun (Cadangan strategis).
"Oleh karena APBN 2026 baru berjalan tiga bulan, sebenarnya masih ada ruang untuk menambah alokasi bagi kompensasi energi. Antara lain dari yang dicadangkan untuk fungsi pertahanan... ditambah fungsi ketertiban dan keamanan, serta fungsi pelayanan umum lainnya,” jelasnya.
Berikut Struktur Belanja Lain-Lain APBN 2026:
• Total Program: Rp526,55 triliun.• Fungsi Ekonomi: Rp289,76 triliun (Termasuk cadangan kompensasi energi).
• Fungsi Pertahanan: Rp150,55 triliun (Cadangan strategis).
(akr)
Lihat Juga :