Potensi Peluang ARA Berjilid dari IPO WBSA, Aplikasi Investasi Saham IPOT Permudah Akses
Rabu, 01 April 2026 - 15:20 WIB
“Kami melihat minat investor ritel terhadap IPO terus meningkat. Melalui aplikasi IPOT, kami ingin memastikan akses yang lebih inklusif, cepat, dan berbasis teknologi agar investor dapat mengambil keputusan investasi secara lebih tepat," ujar Chief Marketing Officer PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Sergio Ticoalu.
Melalui aplikasi IPOT, investor dapat melakukan pemesanan saham IPO WBSA secara langsung dan praktis tanpa harus berpindah aplikasi. Prosesnya meliputi registrasi akun, pengisian dana RDN, hingga pemesanan saham melalui fitur e-IPO yang terintegrasi. Kemudahan cara beli saham di IPOT ini dirancang untuk memangkas birokrasi bagi investor ritel.
“Fitur real-time indicator yang kami hadirkan juga menjadi diferensiasi penting, terutama untuk saham IPO yang belum memiliki data historis. Ini membantu investor membaca pergerakan pasar sejak awal,” tambahnya.
Baca Juga: Luncurkan Aplikasi IPOT, Indo Premier Targetkan Pertumbuhan 40% Investor Baru
Kondisi tersebut akan mempermudah akses Investor untuk dapat memantau status penjatahan secara real-time melalui aplikasi. Adapun sebelum memutuskan untuk berinvestasi, informasi berikut penting bagi investor untuk mencatat jadwal dan struktur penawaran saham WBSA:
Jumlah Saham: Maksimal 1,80 miliar saham, Harga Penawaran: Rp150-Rp170 per saham, Target Dana: Hingga Rp306 miliar, Kepemilikan Publik: 20,75%, dan Masa Bookbuilding: 25-27 Maret 2026. Masa Penawaran Umum: 1-8 April 2026, serta Tanggal Listing (BEI): 10 April 2026
Melalui aplikasi IPOT, investor dapat melakukan pemesanan saham IPO WBSA secara langsung dan praktis tanpa harus berpindah aplikasi. Prosesnya meliputi registrasi akun, pengisian dana RDN, hingga pemesanan saham melalui fitur e-IPO yang terintegrasi. Kemudahan cara beli saham di IPOT ini dirancang untuk memangkas birokrasi bagi investor ritel.
“Fitur real-time indicator yang kami hadirkan juga menjadi diferensiasi penting, terutama untuk saham IPO yang belum memiliki data historis. Ini membantu investor membaca pergerakan pasar sejak awal,” tambahnya.
Baca Juga: Luncurkan Aplikasi IPOT, Indo Premier Targetkan Pertumbuhan 40% Investor Baru
Kondisi tersebut akan mempermudah akses Investor untuk dapat memantau status penjatahan secara real-time melalui aplikasi. Adapun sebelum memutuskan untuk berinvestasi, informasi berikut penting bagi investor untuk mencatat jadwal dan struktur penawaran saham WBSA:
Jumlah Saham: Maksimal 1,80 miliar saham, Harga Penawaran: Rp150-Rp170 per saham, Target Dana: Hingga Rp306 miliar, Kepemilikan Publik: 20,75%, dan Masa Bookbuilding: 25-27 Maret 2026. Masa Penawaran Umum: 1-8 April 2026, serta Tanggal Listing (BEI): 10 April 2026
Lihat Juga :