Luncurkan Aplikasi IPOT, Indo Premier Targetkan Pertumbuhan 40% Investor Baru
Rabu, 03 Juni 2020 - 18:23 WIB
loading...
Presiden Direktur PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto The. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Indo Premier Sekuritas meluncurkan aplikasi IPOT yang merupakan platform trading dan investasi berbasis mobile smartphone. Peluncuran aplikasi ini untuk menjawab kebutuhan nasabah dalam aplikasi transaksi jual beli saham yang komprehensif dan powerful, sekaligus memudahkan di saat physical distancing sekarang ini.
Presiden Direktur PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto The berharap kehadiran instrumen ini dapat mendorong Indo Premier meraih target pertumbuhan investor ritel baru sebesar 40% dalam waktu 12 bulan mendatang.
Moleonoto menerangkan saat ini, rata-rata dalam satu hari terdapat sekitar 200-300 pertambahan jumlah nasabah ritel baru. Dan saat ini, sekitar 70% total transaksi pada Indo Premier dikontribusi oleh transaksi dari investor ritel.
"Ekspetasi kami dengan aplikasi IPOT dapat meningkatkan nasabah baru sekitar 40% sepanjang 12 bulan ke depan. Jadi tentu saja kita berharap aplikasi baru ini menjadi instrumen kami untuk mencapai target tersebut dalam hal jumlah nasabah," ujar Moleonoto dalam konferensi pers virtual di Jakarta, pada Rabu (3/6/2020).
Selain penambahan investor ritel, kata Moleonoto, Indo Premier juga mengejar target peningkatan jumlah volume transaksi saham yang dilakukan melalui mobile phone. Karena hingga saat ini, hampir 70% transaksi saham terjadi pada aplikasi di desktop komputer.
Harapannya dengan kehadiran aplikasi IPOT, dalam dua tahun ke depan volume transaksi di mobile phone dapat memiliki proporsi yang seimbang dengan di desktop. Baca: Bos OJK: Restrukturisasi Kredit Perbankan Sudah Capai Rp517,2 Triliun
Presiden Direktur PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto The berharap kehadiran instrumen ini dapat mendorong Indo Premier meraih target pertumbuhan investor ritel baru sebesar 40% dalam waktu 12 bulan mendatang.
Moleonoto menerangkan saat ini, rata-rata dalam satu hari terdapat sekitar 200-300 pertambahan jumlah nasabah ritel baru. Dan saat ini, sekitar 70% total transaksi pada Indo Premier dikontribusi oleh transaksi dari investor ritel.
"Ekspetasi kami dengan aplikasi IPOT dapat meningkatkan nasabah baru sekitar 40% sepanjang 12 bulan ke depan. Jadi tentu saja kita berharap aplikasi baru ini menjadi instrumen kami untuk mencapai target tersebut dalam hal jumlah nasabah," ujar Moleonoto dalam konferensi pers virtual di Jakarta, pada Rabu (3/6/2020).
Selain penambahan investor ritel, kata Moleonoto, Indo Premier juga mengejar target peningkatan jumlah volume transaksi saham yang dilakukan melalui mobile phone. Karena hingga saat ini, hampir 70% transaksi saham terjadi pada aplikasi di desktop komputer.
Harapannya dengan kehadiran aplikasi IPOT, dalam dua tahun ke depan volume transaksi di mobile phone dapat memiliki proporsi yang seimbang dengan di desktop. Baca: Bos OJK: Restrukturisasi Kredit Perbankan Sudah Capai Rp517,2 Triliun
Lihat Juga :