Terjepit Dua Tekanan Besar, Industri Manufaktur Indonesia Mendekati Batas Stagnasi

Rabu, 01 April 2026 - 21:26 WIB


Meskipun kondisi sedang sulit, Kadin memproyeksikan PMI Manufaktur Indonesia masih mampu bertahan di zona ekspansi, namun dalam posisi yang sangat rentan. Nasib industri Indonesia sepanjang kuartal kedua 2026 akan sangat bergantung pada tiga faktor kunci, pemulihan permintaan global, stabilitas harga energi, serta efektivitas kebijakan pemerintah dalam menjaga daya saing industri.

"Ke depan, kami cenderung melihat PMI masih berpotensi bertahan di zona ekspansi tipis, namun sangat rentan terhadap tekanan eksternal. Pelemahan pesanan ekspor tentu akan berdampak langsung pada sektor padat karya melalui penurunan utilisasi kapasitas, tekanan margin, dan potensi penyesuaian tenaga kerja," bebernya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!