Rusia Kehilangan 40% Stok Minyak usai Pelabuhan Primorsk Diserang Drone
Jum'at, 03 April 2026 - 07:08 WIB
Menurut sumber industri, dua dari delapan tangki yang rusak parah digunakan untuk menyimpan diesel. Transneft yang juga mengawasi pelabuhan, tidak menanggapi permintaan komentar.
Otoritas lokal Rusia mengatakan Ust-Luga terkena dampak pada tanggal 22, 25, 27, 29, dan 31 Maret, yang memaksa penghentian operasional ekspor.
Gambar satelit juga menunjukkan bahwa delapan tangki minyak dengan kapasitas 30.000 meter kubik masing-masing di terminal yang disebut Ust-Luga Oil, rusak akibat kebakaran. Itu mencakup sekitar seperempat dari total penyimpanan di tempat tersebut.
Beberapa fasilitas di dermaga juga terkena dampak, demikian ditunjukkan oleh citra satelit. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut serangan tersebut sebagai 'serangan teroris,' dan menambahkan bahwa Rusia sedang bekerja untuk melindungi infrastruktur kritisnya.
Otoritas lokal Rusia mengatakan Ust-Luga terkena dampak pada tanggal 22, 25, 27, 29, dan 31 Maret, yang memaksa penghentian operasional ekspor.
Gambar satelit juga menunjukkan bahwa delapan tangki minyak dengan kapasitas 30.000 meter kubik masing-masing di terminal yang disebut Ust-Luga Oil, rusak akibat kebakaran. Itu mencakup sekitar seperempat dari total penyimpanan di tempat tersebut.
Beberapa fasilitas di dermaga juga terkena dampak, demikian ditunjukkan oleh citra satelit. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut serangan tersebut sebagai 'serangan teroris,' dan menambahkan bahwa Rusia sedang bekerja untuk melindungi infrastruktur kritisnya.
(akr)
Lihat Juga :