PTPP Perkuat Transformasi dan Fundamental Keuangan di Tengah Dinamika Industri

Jum'at, 03 April 2026 - 15:06 WIB
Kebijakan tersebut memberikan tekanan terhadap kinerja keuangan konsolidasian perseroan pada periode pelaporan tahun 2025. Namun demikian, manajemen menegaskan bahwa langkah ini merupakan strategi untuk memperkuat fundamental keuangan perseroan dalam jangka panjang. Langkah ini juga merupakan bagian dari proses penataan dan penguatan struktur keuangan secara menyeluruh guna memastikan keberlanjutan usaha serta meningkatkan kualitas kinerja di masa mendatang.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa langkah ini sejalan dengan arah Danantara dalam merasionalisasi jumlah BUMN, termasuk inisiatif integrasi BUMN Karya guna memperkuat kapasitas usaha dan meningkatkan stabilitas keuangan industri konstruksi nasional. Selain itu, perseroan mengedepankan prinsip keterbukaan penuh dalam penyajian laporan keuangan sebagai fondasi penting dalam melakukan bisnis konsolidasi tersebut.

“Penyajian kembali dan penyesuaian yang dilakukan perseroan merupakan langkah yang terukur dan berbasis prinsip kehati-hatian untuk memastikan laporan keuangan mencerminkan kondisi yang wajar dan dapat dipertanggungjawabkan. Langkah ini bukan sekadar penyesuaian administratif, tetapi bagian dari upaya memperkuat fundamental keuangan dan meningkatkan kualitas bisnis secara menyeluruh,” ujar Joko.

Langkah Strategis ke Depan

Ke depan, perseroan akan secara konsisten mendorong perbaikan kinerja melalui sejumlah langkah strategis yang terukur, antara lain:

- Fokus pada bisnis inti konstruksi serta melakukan divestasi pada aset-aset tertentu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!