Harga Emas Diramal Tembus Rp3 Juta per Gram, Sentimen Perang Jadi Pemicu

Minggu, 05 April 2026 - 18:34 WIB
Ia menjelaskan, harga emas dunia sebelumnya ditutup di kisaran USD4.671 per troy ounce dan berpeluang menguat ke level resistance di USD4.878 hingga USD5.080 per troy ounce. Jika level tersebut tercapai, harga logam mulia domestik diperkirakan menyentuh Rp2,89 juta hingga Rp3 juta per gram.

Namun demikian, Ibrahim juga mengingatkan adanya potensi koreksi jangka pendek. Level support harga emas dunia berada di kisaran USD4.543 hingga USD4.358 per troy ounce. Sementara untuk logam mulia, support diperkirakan di level Rp2,82 juta hingga Rp2,78 juta per gram.

“Jika terjadi koreksi, itu menjadi peluang bagi investor, termasuk bank sentral global, untuk kembali melakukan akumulasi emas,” jelasnya.

Selain faktor geopolitik, penguatan dolar AS turut memengaruhi pergerakan harga emas. Meski secara teori dolar yang kuat dapat menekan emas, dalam kondisi ketidakpastian tinggi keduanya justru bisa menguat bersamaan karena sama-sama menjadi aset lindung nilai.

Baca Juga: Harga Emas Anjlok Parah di Libur Panjang Paskah, Turun Rp65 Ribu
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!