METI Mendorong Langkah Percepatan Transisi Energi untuk Kemandirian Energi
Rabu, 08 April 2026 - 09:09 WIB
METI tidak hanya bicara soal kebijakan besar, tetapi juga aksi nyata di tingkat tapak. Melalui inisiatif Access to Finance for Just Energy Transition (AFJET), METI berusaha memperluas akses pendanaan bagi proyek transisi energi yang berkeadilan.
Beberapa program utama METI yakniDesa/Pulau Transisi Energi, memberdayakan masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). LaluGreen Fast Track yang mendorong kebijakan untuk percepatan pengadaan proyek-proyek energi terbarukan. Rekomendasi untuk 100GW dan Access to Finance for Just Energy Transition (AFJET), ditambahForum Transisi Energi Berkeadilan.
METI mendorong percepatan pengesahan RUU EBET beserta regulasi turunannya sebagai landasan kebijakan. Berbagai program telah disiapkan, seperti REBID untuk sektor industri dan REBED untuk pemberdayaan masyarakat di wilayah 3T, yang diharapkan berpihak pada pengembangan energi terbarukan.
Dalam tiga tahun ke depan, METI juga menjalankan inisiatif strategis seperti Access to Finance for Just Energy Transition (AFJET) untuk peningkatan investasi, penguatan forum komunikasi dengan pemerintah dan lembaga pembiayaan, kolaborasi lintas kementerian/lembaga, serta program 100 GW untuk memperluas akses listrik berbasis solusi teknologi. Selain itu, METI aktif berdiskusi dengan DPR dan berkomitmen terhadap transparansi melalui publikasi program secara terbuka.
"Situasi geopolitik sekarang adalah pengingat nyata. Kita harus mempercepat transisi ini agar Indonesia tidak terus-menerus terpapar fluktuasi harga energi global," tutup Zulfan Zahar.
Beberapa program utama METI yakniDesa/Pulau Transisi Energi, memberdayakan masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). LaluGreen Fast Track yang mendorong kebijakan untuk percepatan pengadaan proyek-proyek energi terbarukan. Rekomendasi untuk 100GW dan Access to Finance for Just Energy Transition (AFJET), ditambahForum Transisi Energi Berkeadilan.
METI mendorong percepatan pengesahan RUU EBET beserta regulasi turunannya sebagai landasan kebijakan. Berbagai program telah disiapkan, seperti REBID untuk sektor industri dan REBED untuk pemberdayaan masyarakat di wilayah 3T, yang diharapkan berpihak pada pengembangan energi terbarukan.
Dalam tiga tahun ke depan, METI juga menjalankan inisiatif strategis seperti Access to Finance for Just Energy Transition (AFJET) untuk peningkatan investasi, penguatan forum komunikasi dengan pemerintah dan lembaga pembiayaan, kolaborasi lintas kementerian/lembaga, serta program 100 GW untuk memperluas akses listrik berbasis solusi teknologi. Selain itu, METI aktif berdiskusi dengan DPR dan berkomitmen terhadap transparansi melalui publikasi program secara terbuka.
"Situasi geopolitik sekarang adalah pengingat nyata. Kita harus mempercepat transisi ini agar Indonesia tidak terus-menerus terpapar fluktuasi harga energi global," tutup Zulfan Zahar.
(akr)
Lihat Juga :