Penipuan Digital Kian Canggih, Waspadai Perkembangan Scam

Rabu, 08 April 2026 - 14:58 WIB
Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur mengatakan, pelaku scam saat ini tidak lagi bisa dipandang sebagai individu yang bergerak sendiri. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Ancaman penipuan digital ( scam ) berkembang dengan pola yang semakin adaptif dan beragam. Hal ini seiring dengan pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI).

Menyoroti kondisi tersebut, VIDA , penyedia solusi digital identity dan fraud prevention, memperluas diskusi publik mengenai urgensi penguatan kepercayaan digital (digital trust). Salah satunya melalui partisipasi Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur, dalam podcast Endgame bersama Gita Wirjawan. Baca juga: Warga Indonesia Jadi Korban Scam, Kuras Rekening Sampai Rp8,2 Triliun



Dalam diskusi tersebut, Niki menekankan, pelaku scam saat ini tidak lagi bisa dipandang sebagai individu yang bergerak sendiri. Di balik banyak serangan digital saat ini, terdapat jaringan yang lebih rapi, terkoordinasi, dan didukung kemampuan teknis yang semakin canggih.

“Penipuan sekarang tidak lagi bergerak secara acak atau dilakukan sendirian. Modusnya sudah makin rapi, terstruktur, bisa dijalankan dalam skala besar, dan kecanggihannya terus berkembang pesat,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!