Harta Karun Venezuela Diangkut, AS Mulai Kehabisan Stok BBM?

Selasa, 14 April 2026 - 08:17 WIB
Cucu-cucunya tinggal beberapa jam jauhnya, tetapi dia jarang bertemu mereka karena biayanya terlalu mahal. "Kamu harus melakukan apa yang bisa kamu lakukan."

Walaupun AS memiliki cadangan melimpah dan suplai baru dari Venezuela, harga bensin tetap tunduk pada hukum pasar global. Meskipun minyak didapat secara lokal dari Venezuela, harganya tetap dipatok berdasarkan indeks pasar dunia yang sedang melonjak akibat konflik di Timur Tengah.

Blokade Iran di Selat Hormuz menyebabkan kekosongan pasokan global, yang memaksa harga minyak mentah dunia merangkak naik, menyeret harga domestik AS ikut serta. Minyak Venezuela bersifat "sour" (tinggi sulfur) dan sangat kental, sehingga membutuhkan proses pemurnian yang lebih kompleks menjadi solar, bensin, dan bahan bakar jet.

Sementara itu Presiden Donald Trump dalam pidatonya menegaskan bahwa AS tidak lagi membutuhkan minyak dari Timur Tengah. "Kita tidak butuh Selat Hormuz. Kita punya jutaan barel dari Venezuela," tegasnya.

Pihak Chevron meyakini bahwa keuntungan dari minyak Venezuela saat ini memang masih ditutupi oleh tingginya harga akibat perang Iran. Namun mereka menjanjikan masa depan yang lebih cerah bagi konsumen.

"Ketika kondisi kembali normal, tambahan pasokan dari Venezuela akan langsung diterjemahkan menjadi harga bensin yang lebih murah bagi warga Amerika. Itu akan terjadi di masa depan, meski dampaknya belum terasa sekarang," pungkas Andy Walz, Presiden Downstream Chevron.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!