Bahlil Blak-blakan Negosiasi Pembelian LPG dari Rusia Masih Alot

Jum'at, 17 April 2026 - 15:54 WIB
Di sisi lain, pemerintah memastikan cadangan LPG nasional tetap berada di atas batas minimum, yakni lebih dari 10 hari konsumsi. Kondisi ini dinilai cukup untuk menjaga stabilitas pasokan dalam jangka pendek.

Baca Juga: Rusia Siap Bangun Gudang Penyimpanan BBM di Indonesia

Pemerintah juga telah berkoordinasi dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk memprioritaskan penjualan gas ke pasar domestik sebelum ekspor. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian pasokan global.

Bahlil menambahkan, pengalihan sebagian kuota ekspor gas ke dalam negeri turut membantu menjaga cadangan tetap stabil. Pemerintah optimistis kesepakatan impor LPG dengan Rusia dapat segera tercapai guna memperkuat pasokan energi nasional ke depan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!