Mendorong Ekonomi Sirkular di Kelurahan Kutawaru Melalui Program MAMAKU SIGAP

Jum'at, 17 April 2026 - 17:07 WIB
“Kami juga menginisiasi Pasar Amarta yang merupakan pusat pemasaran produk UMKM lokal. Lalu ada pula Integrated Farming System yang merupakan wadah implementasi sistem pertanian dan dan perikanan untuk warga,” ungkap Roberth.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Perluas Akses Energi Warga Pesisir di Ujung Kulon



Konsep integrasi dalam program MAMAKU SIGAP memberikan dampak sosial yang dahsyat. Menurut Roberth, perputaran ekonomi dalam program ini mencapai Rp366 juta per bulan. Dari angka tersebut, 5% disalurkan untuk kegiatan kemasyarakatan, sehingga memberikan dampak sosial yang baik. Dampak pendidikan juga terasa, yakni terbentuknya 1 pusat pembelajaran yang mendorong masyarakat lebih mandiri dan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah.

Roberth menegaskan, program MAMAKU SIAGA merupakan langkah nyata Pertamina Patra Niaga dalam mendukung berbagai poin Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), mulai dari pengentasan kemiskinan, pendidikan berkualitas, pekerjaan yang layak hingga penanganan perubahan iklim.

“Dengan keberhasilan menciptakan ekosistem yang lebih inklusif, mandiri, dan berkelanjutan, kami optimis MAMAKU SIGAP bisa menjadi contoh nyata bagaimana inovasi sosial dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat, sekaligus menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Indonesia,” tutup Roberth.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!