Targetkan Kapasitas 1 GW, BREN Pacu Ekspansi Panas Bumi

Rabu, 22 April 2026 - 10:12 WIB
Kinerja positif ini ditopang oleh portofolio panas bumi yang stabil sebagai tulang punggung perseroan dengan total produksi listrik mencapai 6.885 GWh sepanjang 2025. Keandalan panas bumi sebagai sumber energi baseload menjadi faktor kunci yang menjaga resiliensi bisnis BREN di tengah dinamika sektor energi global.

Di sisi operasional, BREN menunjukkan disiplin eksekusi proyek yang terukur dengan peningkatan kapasitas dari 886 MW pada saat IPO Oktober 2023 menjadi 910 MW pada akhir 2025. Kapasitas tersebut kembali bertambah menjadi 926 MW setelah rampungnya proyek retrofit Wayang Windu pada awal tahun 2026.

Proyek retrofit Wayang Windu Unit 1 dan 2 menjadi tonggak penting karena berhasil mencapai tanggal operasi komersial (COD) rata-rata 20 hari lebih cepat dari jadwal. Selain aspek kecepatan, proyek ini mencatatkan standar keselamatan tinggi dengan nihil kecelakaan kerja (zero fatalities) dalam lebih dari 713.000 jam kerja aman.

Tak hanya itu, penyelesaian proyek Salak Binary dan retrofit Salak turut menambah kapasitas sebesar 7,7 MW, melampaui ekspektasi awal perseroan. Di tahap eksplorasi, pengeboran di prospek Hamiding pada akhir 2025 juga telah mengonfirmasi potensi sumber daya sekitar 55–60 MW yang memperkuat rencana pengembangan jangka menengah.

Baca Juga: Star Energy dan SLB Kolaborasi Garap Proyek Panas Bumi Sekincau
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!