Kolaborasi LIXIL Membuka Perspektif Baru Mendesain Ruang Hidup yang Lebih Baik
Selasa, 28 April 2026 - 13:36 WIB
Keberhasilan LIXIL menghadirkan konsep yang kuat, ruang pamer yang inspiratif, serta pengalaman kreatif dan edukatif yang menyeluruh sukses menjadikan Paviliun OASE sebagai salah satu sorotan utama di ARCH:ID 2026, sekaligus memperoleh pengakuan dalam Best Booth Award ARCH:ID 2026. Melalui paviliun OASE, LIXIL membuktikan bahwa kolaborasi lintas disiplin dapat menghasilkan perspektif baru yang lebih menginspirasi, adaptif dan relevan terhadap tantangan ruang hidup saat ini.
Masa Depan Ekosistem Arsitek Indonesia
LIXIL juga terus berperan aktif sebagai katalisator perubahan melalui rangkaian inisiatif perusahaan. Di antaranya LADC (LIXIL Architectural Design Competition) dan LDAD (LIXIL Day of Architecture & Design).
“Kedua platform merupakan program inisiasi kami sejak tahun 2019 yang dirancang untuk memperluas ruang dialog, akses eksplorasi ide, serta membangun standar baru dalam cara arsitek berpikir, mendesain, dan membentuk ruang hidup yang lebih baik,” jelasnya. Baca juga: BPS Ungkap Hampir Separuh Penduduk Jakarta Belum Punya Rumah Sendiri
Kesempatan berpartisipasi dalam LADC 2026 akan dibuka mulai 18 Mei-5 Juli 2026. Kompetisi ini menghadirkan jajaran juri prestisius, antara lain Andra Matin (Founder, AndraMatin Studio), Gregorius Supie (Founder, Yolodi+Maria Architects), dan Richard Wood (Managing Partner Asia, Snøhetta).
Proses penjurian akan melalui dua tahap penilaian intensif untuk menentukan Top 5 finalist sebelum akhirnya memilih pemenang utama. Puncak kompetisi dan pengumuman pemenang nantinya akan diselenggarakan secara resmi dalam sesi awarding yang menjadi bagian dari rangkaian agenda LDAD 2026. LDAD 2026 sendiri direncanakan berlangsung pada 12 Agustus 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta.
Forum dialog ini siap menjadi titik temu strategis bagi arsitek, interior designer, design professionals, hingga mahasiswa. Terbuka untuk umum tanpa biaya, LDAD 2026 akan menghadirkan narasumber kelas dunia, termasuk Patrik Schumacher (Principal, Zaha Hadid Architects), Richard Wood (Managing Partner Asia, Snøhetta), serta tokoh arsitektur nasional Andra Matin (Founder, AndraMatin Studio), dan Gregorius Supie (Founder, Yolodi+Maria Architects).
Masa Depan Ekosistem Arsitek Indonesia
LIXIL juga terus berperan aktif sebagai katalisator perubahan melalui rangkaian inisiatif perusahaan. Di antaranya LADC (LIXIL Architectural Design Competition) dan LDAD (LIXIL Day of Architecture & Design).
“Kedua platform merupakan program inisiasi kami sejak tahun 2019 yang dirancang untuk memperluas ruang dialog, akses eksplorasi ide, serta membangun standar baru dalam cara arsitek berpikir, mendesain, dan membentuk ruang hidup yang lebih baik,” jelasnya. Baca juga: BPS Ungkap Hampir Separuh Penduduk Jakarta Belum Punya Rumah Sendiri
Kesempatan berpartisipasi dalam LADC 2026 akan dibuka mulai 18 Mei-5 Juli 2026. Kompetisi ini menghadirkan jajaran juri prestisius, antara lain Andra Matin (Founder, AndraMatin Studio), Gregorius Supie (Founder, Yolodi+Maria Architects), dan Richard Wood (Managing Partner Asia, Snøhetta).
Proses penjurian akan melalui dua tahap penilaian intensif untuk menentukan Top 5 finalist sebelum akhirnya memilih pemenang utama. Puncak kompetisi dan pengumuman pemenang nantinya akan diselenggarakan secara resmi dalam sesi awarding yang menjadi bagian dari rangkaian agenda LDAD 2026. LDAD 2026 sendiri direncanakan berlangsung pada 12 Agustus 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta.
Forum dialog ini siap menjadi titik temu strategis bagi arsitek, interior designer, design professionals, hingga mahasiswa. Terbuka untuk umum tanpa biaya, LDAD 2026 akan menghadirkan narasumber kelas dunia, termasuk Patrik Schumacher (Principal, Zaha Hadid Architects), Richard Wood (Managing Partner Asia, Snøhetta), serta tokoh arsitektur nasional Andra Matin (Founder, AndraMatin Studio), dan Gregorius Supie (Founder, Yolodi+Maria Architects).
(poe)
Lihat Juga :