Investor Kripto Tembus 21 Juta, Tokocrypto Perkuat Strategi Investasi

Selasa, 28 April 2026 - 19:31 WIB
Di tengah kondisi tersebut, Tokocrypto melihat adanya pergeseran preferensi investor dari perdagangan spot ke instrumen derivatif. Volume perdagangan derivatif tercatat meningkat dari Rp3,88 triliun pada Februari menjadi Rp4,36 triliun pada Maret, sementara transaksi di pasar spot mengalami penurunan.

Merespons tren tersebut, perusahaan berencana meluncurkan produk derivatif guna memberikan alternatif strategi investasi yang lebih fleksibel bagi pengguna ritel. Instrumen ini memungkinkan investor mengelola risiko dan mengambil peluang di tengah pergerakan harga yang cepat.

Baca Juga: 5 Platform Crypto Terbaik 2026

Selain pengembangan produk, Tokocrypto juga meluncurkan program referral untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam ekosistem kripto. Melalui program ini, pengguna dapat memperoleh komisi hingga 20 persen dari biaya transaksi serta peluang mendapatkan insentif tambahan hingga Rp200 juta per bulan.

Calvin menilai kombinasi inovasi produk, edukasi, dan skema insentif menjadi kunci dalam memperkuat literasi serta adopsi kripto di Indonesia. Dengan strategi tersebut, perusahaan optimistis dapat mendorong pertumbuhan industri yang lebih sehat dan berkelanjutan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!