Rupiah Terpuruk ke Level Terendah Sepanjang Sejarah, Tembus Rp17.300 per Dolar AS
Kamis, 30 April 2026 - 08:02 WIB
Baca Juga: Daftar Mata Uang Terlemah di Dunia April 2026 Versi Forbes Advisor, Rupiah Nomor Berapa?
Bank Indonesia (BI) terus melakukan intervensi untuk menahan laju pelemahan, baik melalui pasar valas maupun kebijakan moneter. Namun, derasnya tekanan eksternal membuat rupiah masih sulit keluar dari tren pelemahan.
Dampaknya mulai terasa luas. Harga barang impor naik, biaya produksi meningkat, dan tekanan inflasi berpotensi membesar. Selain itu, beban utang luar negeri juga semakin berat karena harus dibayar dengan dolar yang semakin mahal.
Kondisi ini menjadi sinyal serius bahwa stabilitas rupiah sedang diuji. Jika tekanan global berlanjut dan fundamental domestik tidak segera diperkuat, bukan tidak mungkin rupiah akan menghadapi fase yang lebih berat ke depan.
Bank Indonesia (BI) terus melakukan intervensi untuk menahan laju pelemahan, baik melalui pasar valas maupun kebijakan moneter. Namun, derasnya tekanan eksternal membuat rupiah masih sulit keluar dari tren pelemahan.
Dampaknya mulai terasa luas. Harga barang impor naik, biaya produksi meningkat, dan tekanan inflasi berpotensi membesar. Selain itu, beban utang luar negeri juga semakin berat karena harus dibayar dengan dolar yang semakin mahal.
Kondisi ini menjadi sinyal serius bahwa stabilitas rupiah sedang diuji. Jika tekanan global berlanjut dan fundamental domestik tidak segera diperkuat, bukan tidak mungkin rupiah akan menghadapi fase yang lebih berat ke depan.
(akr)
Lihat Juga :