Kejutan UEA Hengkang dari OPEC, Apa Dampaknya bagi Dunia?
Sabtu, 02 Mei 2026 - 10:08 WIB
Seorang pekerja sedang mengoperasikan katup di kilang minyak. FOTO/AP
JAKARTA - Keputusan mengejutkan Uni Emirat Arab (UEA) untuk keluar dari keanggotaan OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei 2026 diprediksi akan mengubah peta kekuatan energi dunia. Langkah strategis ini diambil Abu Dhabi guna memprioritaskan kepentingan nasional serta mempercepat transisi energi jangka panjang mereka.
"Kepergian UEA menghapus salah satu pilar utama yang mendasari kemampuan OPEC dalam mengelola pasar. Akibatnya, OPEC akan menjadi lebih lemah secara struktural," ujar Kepala Analisis Geopolitik Rystad Energy, Jorge León, dalam keterangan resminya, dikutip dari CNBC International, Sabtu (2/5/2026).
Baca Juga: UEA Keluar dari OPEC, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Mundurnya UEA terjadi di tengah situasi geopolitik yang sangat rapuh akibat konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran yang memicu gangguan distribusi. Penutupan Selat Hormuz bahkan telah menjebak lebih dari 13 juta barel minyak per hari, atau sekitar 13% dari total pasokan global, yang memicu lonjakan harga di pasar internasional.
"Kepergian UEA menghapus salah satu pilar utama yang mendasari kemampuan OPEC dalam mengelola pasar. Akibatnya, OPEC akan menjadi lebih lemah secara struktural," ujar Kepala Analisis Geopolitik Rystad Energy, Jorge León, dalam keterangan resminya, dikutip dari CNBC International, Sabtu (2/5/2026).
Baca Juga: UEA Keluar dari OPEC, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Mundurnya UEA terjadi di tengah situasi geopolitik yang sangat rapuh akibat konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran yang memicu gangguan distribusi. Penutupan Selat Hormuz bahkan telah menjebak lebih dari 13 juta barel minyak per hari, atau sekitar 13% dari total pasokan global, yang memicu lonjakan harga di pasar internasional.
Lihat Juga :