Bahlil: Indonesia Bisa Setop Impor LPG jika Sudah Pakai CNG 3 Kg
Rabu, 06 Mei 2026 - 17:59 WIB
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan Indonesia sebetulnya mampu untuk tidak melakukan impor LPG (liquefied petroleum gas) apabila CNG sudah bisa digunakan masyarakat. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, Indonesia sebetulnya mampu untuk tidak melakukan impor LPG (liquefied petroleum gas) apabila CNG (Compressed Natural Gas atau Gas Alam Terkompresi) sudah bisa digunakan masyarakat. Bahlil mengatakan, saat ini Pemerintah tengah melakukan pengujian terhadap penggunaan CNG untuk masyarakat luas.
Produk inilah yang rencananya akan menggantikan penggunaan LPG apabila hasil pengujian terbukti aman untuk dijadikan ukuran 3 Kg seperti LPG. Ketua Umum Partai Golkar itu menyebut, cadangan CNG di Indonesia cukup melimpah.
Namun teknologi pengolahan agar sumber daya alam tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas masih menjadi kendala. Sehingga impor LPG untuk memenuhi permintaan masyarakat masih dilakukan hingga saat ini.
Baca Juga: Bahlil Blak-blakan Negosiasi Pembelian LPG dari Rusia Masih Alot
Produk inilah yang rencananya akan menggantikan penggunaan LPG apabila hasil pengujian terbukti aman untuk dijadikan ukuran 3 Kg seperti LPG. Ketua Umum Partai Golkar itu menyebut, cadangan CNG di Indonesia cukup melimpah.
Namun teknologi pengolahan agar sumber daya alam tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas masih menjadi kendala. Sehingga impor LPG untuk memenuhi permintaan masyarakat masih dilakukan hingga saat ini.
Baca Juga: Bahlil Blak-blakan Negosiasi Pembelian LPG dari Rusia Masih Alot
Lihat Juga :