Israel Lepas Ketergantungan Dolar AS, Menerima Rp5.193 Triliun Sejak PD II

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:59 WIB
Menariknya, Netanyahu membantah bahwa tingginya angka kematian warga sipil dalam operasi militer di Gaza, Lebanon, dan Iran menjadi penyebabnya. Ia justru menuding adanya campur tangan eksternal di dunia maya.

Netanyahu mengklaim ada negara-negara tertentu yang menggunakan ladang bot (bot farms) dengan alamat palsu untuk menghancurkan simpati warga AS. "Israel dikepung di front media, di front propaganda, dan kita tidak melakukannya dengan baik dalam perang propaganda tersebut," akunya.

Tekanan Domestik AS Memuncak

Rencana Netanyahu untuk menyapih Israel dari dana AS muncul di tengah gelombang protes di dalam negeri Amerika Serikat. Senator Bernie Sanders bahkan telah mengajukan resolusi untuk memblokir penjualan senjata senilai USD660 juta ke Israel.

Hal itu merujuk pada data bahwa mayoritas pemilih Demokrat dan independen kini menentang pengiriman senjata ke wilayah konflik. Kritik tajam dari komentator populer seperti Tucker Carlson dan Candace Owens juga dianggap mempercepat pergeseran opini publik Amerika, yang kini lebih kritis terhadap keterlibatan AS dalam pendanaan perang di luar negeri.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!