Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:31 WIB


Menurutnya pelemahan nilai tukar menjadi shock tambahan bagi nasib harga jual produk akhir pangan, baik untuk masyarakat di kota maupun di desa. Konflik yang terjadi di timur tengah saat ini membuat importir harus mengeluarkan uang lebih besar untuk mendatangkan barang ke Indonesia maupun.

Sebab menurut Khudori konflik di Timur Tengah yang saat ini masih berlangsung menjadi shock pertama bagi harga pangan . Memberikan dampak terhadap biaya transportasi laut, premis asuransi pengiriman, hingga adanya tambahan biaya untuk ongkos logistik impor.

Sementara di satu sisi, importir perlu menukarkan dolar untuk membeli dan mendatangkan komoditas dari luar. Ketika harga dollar sedang menguat, maka perlu lebih banyak rupiah yang ditukarkan sebelum membeli komoditas tersebut.

Baca Juga: Pemerintah Tambah Impor Sapi 180 Ribu Ekor Tahun Ini, Daging Beku Dikurangi
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!