Rupiah Pekan Depan Diramal Masih di Atas Rp17.000 per Dolar AS

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:00 WIB
Baca Juga: Rupiah Tertekan, Ichsanuddin Noorsy: Beban Fiskal dan Sektor Riil Kian Berat

Meski demikian, Josua mengapresiasi langkah Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 50 basis poin menjadi 5,25% pada pertengahan Mei 2026. Kebijakan tersebut dinilai sebagai sinyal kuat untuk menjaga inflasi dan meningkatkan daya tarik investasi.

Ia menambahkan, kenaikan suku bunga sempat memberikan dampak positif terhadap pergerakan rupiah sesaat setelah diumumkan. Namun, tingginya ketidakpastian global membuat volatilitas kembali terjadi sehingga pergerakan rupiah masih akan cenderung fluktuatif dalam waktu dekat.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!