Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:12 WIB
Ketimpangan antara ketersediaan daya dan beban puncak yang terus merangkak naik membuat kebijakan pemadaman bergilir menjadi langkah tak terhindarkan guna mengamankan sistem. Terkait durasi pemulihan yang dirasa cukup lama oleh pelanggan, PLN menegaskan bahwa proses pengaktifan kembali sistem transmisi interkoneksi membutuhkan kehati-hatian tinggi untuk mencegah kerusakan infrastruktur yang lebih fatal.

Baca Juga: Listrik Padam, Aceh, Sumut, Sumbar, dan Riau Blackout

Sebagai solusi jangka panjang, PLN memandang wilayah Sumatera Barat sudah sangat mendesak untuk memiliki tambahan unit pembangkit listrik baru guna memitigasi risiko serupa di masa depan. Kebutuhan infrastruktur baru ini diklaim telah terakomodasi dalam rencana pengembangan kelistrikan nasional melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) periode 2025–2034.

Langkah melokalisasi pembangkit baru dinilai krusial agar Sumatera Barat tidak terus-menerus bergantung pada pasokan listrik dari sistem Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Ketergantungan antarwilayah tersebut dinilai sangat berisiko, terutama saat unit-unit pembangkit di wilayah Sumbagsel sedang memasuki masa pemeliharaan rutin yang berdampak pada pemangkasan kiriman daya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!