Bittime-Nobu Bank Kolaborasi, Jembatani Keuangan Tradisional Menuju Tokenisasi Aset Global
Senin, 25 Mei 2026 - 18:28 WIB
Bittime resmi menggandeng Nobu Bank guna menjembatani sistem keuangan konvensional dengan ekosistem aset keuangan digital. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Bittime resmi menggandeng Nobu Bank guna menjembatani sistem keuangan konvensional dengan ekosistem aset keuangan digital. Bittime merupakan platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang telah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) .
Dalam agenda media gathering, Bittime bersama Nobu Bank resmi membagikan kolaborasi strategisnya melalui integrasi akses virtual account (VA) Nobu Bank yang kini telah tersedia di platform Bittime. Langkah in dipandang sebagai inovasi Bittime dan Nobu Bank menghadirkan akses investasi aset digital yang lebih mudah dipahami, praktis, dan dapat diakses kapan saja oleh investor Indonesia. Baca juga: OJK Targetkan Pasar Modal Sumbang Rp1.812 Triliun untuk Kebutuhan Investasi Nasional
Business Director Bittime, Junji Misael menyampaikan bahwa pihaknya berharap untuk dapat memfasilitasi diversifikasi aset investor Indonesia di tengah volatilitas pasar. Terutama melalui onboarding dari rupiah ke aset digital secara praktis dan efisien, sehingga diversifikasi aset menjadi lebih accessible.
“Sebagai platform yang menyediakan aset-aset global berbasis tokenisasi, kami berkomitmen untuk menyediakan akses bagi investor untuk dapat dengan seamless berinvestasi 24/7 dan tanpa biaya tambahan (Zero Fee) dengan memanfaatkan IDR swap ke aset USDT. Terutama di tengah kondisi volatilitas dan tekanan pada nilai ekonomi Indonesia saat ini,” katanya, Senin (25/5/2026).
Dalam agenda media gathering, Bittime bersama Nobu Bank resmi membagikan kolaborasi strategisnya melalui integrasi akses virtual account (VA) Nobu Bank yang kini telah tersedia di platform Bittime. Langkah in dipandang sebagai inovasi Bittime dan Nobu Bank menghadirkan akses investasi aset digital yang lebih mudah dipahami, praktis, dan dapat diakses kapan saja oleh investor Indonesia. Baca juga: OJK Targetkan Pasar Modal Sumbang Rp1.812 Triliun untuk Kebutuhan Investasi Nasional
Business Director Bittime, Junji Misael menyampaikan bahwa pihaknya berharap untuk dapat memfasilitasi diversifikasi aset investor Indonesia di tengah volatilitas pasar. Terutama melalui onboarding dari rupiah ke aset digital secara praktis dan efisien, sehingga diversifikasi aset menjadi lebih accessible.
“Sebagai platform yang menyediakan aset-aset global berbasis tokenisasi, kami berkomitmen untuk menyediakan akses bagi investor untuk dapat dengan seamless berinvestasi 24/7 dan tanpa biaya tambahan (Zero Fee) dengan memanfaatkan IDR swap ke aset USDT. Terutama di tengah kondisi volatilitas dan tekanan pada nilai ekonomi Indonesia saat ini,” katanya, Senin (25/5/2026).
Lihat Juga :