Joy Air Bangkrut, Ribuan Penumpang di China Telantar
Kamis, 28 Mei 2026 - 20:56 WIB
Selain penurunan jumlah penumpang, Joy Air juga menghadapi beban utang lebih dari 5 miliar yuan atau setara sekitar USD734,9 juta. Perusahaan juga dilaporkan mengalami konflik ketenagakerjaan, termasuk sengketa terkait pembayaran gaji pilot dan awak kabin.
Baca Juga: Daftar Negara dengan Konsumsi Listrik Terbesar Dunia, Indonesia Masuk Daftar
Secara industri, tekanan terhadap maskapai berbiaya rendah dan regional semakin besar akibat lonjakan harga bahan bakar jet serta ketatnya persaingan. Di China, maskapai kecil juga harus bersaing dengan operator besar seperti Air China dan China Southern Airlines, serta jaringan kereta cepat yang semakin luas.
Kasus Joy Air menambah daftar maskapai global yang bangkrut sepanjang 2026. Sebelumnya, Spirit Airlines menghentikan seluruh operasinya pada Mei, disusul maskapai Meksiko Magnicharters dan sejumlah operator lain di Eropa serta Amerika Serikat.
Baca Juga: Daftar Negara dengan Konsumsi Listrik Terbesar Dunia, Indonesia Masuk Daftar
Secara industri, tekanan terhadap maskapai berbiaya rendah dan regional semakin besar akibat lonjakan harga bahan bakar jet serta ketatnya persaingan. Di China, maskapai kecil juga harus bersaing dengan operator besar seperti Air China dan China Southern Airlines, serta jaringan kereta cepat yang semakin luas.
Kasus Joy Air menambah daftar maskapai global yang bangkrut sepanjang 2026. Sebelumnya, Spirit Airlines menghentikan seluruh operasinya pada Mei, disusul maskapai Meksiko Magnicharters dan sejumlah operator lain di Eropa serta Amerika Serikat.
(nng)
Lihat Juga :