Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026

Jum'at, 29 Mei 2026 - 21:30 WIB
Pihaknya juga menggarisbawahi bahwa kolaborasi yang dibangun tidak sekadar mengejar angka perdagangan dan investasi, namun juga mencakup penguatan studi vokasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga sektor pariwisata yang memiliki daya pikat besar bagi kedua bangsa.

Adapun kehadiran Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron secara langsung dalam peresmian FI-HLBC tersebut, menurut Anindya, menjadi bukti nyata keseriusan kedua pemerintah dalam mendorong kerja sama ekonomi yang lebih mendalam.

Baca Juga: MBG Butuh 700 Juta Telur, Kadin Gaet Pengusaha China

Ia menambahkan saat ini pelaku usaha dan pemerintah benar-benar memusatkan perhatian pada aspek investasi, perdagangan, akselerasi teknologi, serta pengembangan kualitas sumber daya manusia.

Anindya turut memerinci sejumlah sektor strategis yang menjadi fokus utama dalam pembahasan kedua negara, di antaranya adalah sektor energi dan mineral, manufaktur, pendidikan, kesehatan, serta sumber daya manusia. Pertemuan tingkat tinggi tersebut dipandang sebagai sinyalemen kuat bagi penguatan hubungan ekonomi Indonesia-Prancis yang lebih prospektif di masa depan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!