MBG Butuh 700 Juta Telur, Kadin Gaet Pengusaha China
Selasa, 21 April 2026 - 16:32 WIB
loading...
A
A
A
"Presiden Indonesia melihat ini sebagai proyek prioritas, dengan 30.000 dapur, di mana KADIN berencana untuk terlibat dalam 1.000 dari 30.000 dapur, menggunakan sumber daya kita sendiri," ujarnya.
Kerja sama kali ini merupakan terobosan bagi Kadin, terutama karena kerja sama bidang pangan memberikan efek yang sangat baik bagi ketahanan pangan negara," imbuhnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Klaim Program MBG 99,99% Berhasil
Seturut itu Anin mengutarakan, kebutuhan pasokan ayam potong juga mendesak. Sebab, jika stok unggas seperti ayam layak konsumsi lebih sedikit dibanding kebutuhan MBG, maka pemenuhan protein bagi para siswa yang digadang-gadang pemerintah tidak akan tercapai maksimal.
"Indonesia membutuhkan 80 juta paha ayam, per hari untuk 80 juta siswa," katanya.
Perlu diketahui gabungan pengusaha industri telur asal China yang bakal menjadi mitra Kadin memiliki spesifikasi masing-masing. Ada yang fokus pada agroteknologi untuk pengembangan produksi ayam dan produk turunannya hingga yang fokus pada hanya operasional produksi ayam hingga perusahaan yang mengatur rantai pasok.
Kerja sama kali ini merupakan terobosan bagi Kadin, terutama karena kerja sama bidang pangan memberikan efek yang sangat baik bagi ketahanan pangan negara," imbuhnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Klaim Program MBG 99,99% Berhasil
Seturut itu Anin mengutarakan, kebutuhan pasokan ayam potong juga mendesak. Sebab, jika stok unggas seperti ayam layak konsumsi lebih sedikit dibanding kebutuhan MBG, maka pemenuhan protein bagi para siswa yang digadang-gadang pemerintah tidak akan tercapai maksimal.
"Indonesia membutuhkan 80 juta paha ayam, per hari untuk 80 juta siswa," katanya.
Perlu diketahui gabungan pengusaha industri telur asal China yang bakal menjadi mitra Kadin memiliki spesifikasi masing-masing. Ada yang fokus pada agroteknologi untuk pengembangan produksi ayam dan produk turunannya hingga yang fokus pada hanya operasional produksi ayam hingga perusahaan yang mengatur rantai pasok.
Lihat Juga :