IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:14 WIB
Pelemahan IHSG terutama dipicu oleh koreksi pada sektor-sektor berbasis komoditas. Sektor Barang Baku menjadi sektor dengan penurunan terdalam setelah merosot 4,27%, disusul sektor Energi yang turun 2,12%. Selain itu, sektor Transportasi juga terkoreksi 1,41%, sektor Perindustrian melemah 0,79%, sektor Konsumen Non-Primer turun 0,66%, dan sektor Konsumen Primer terkoreksi 0,57%.

Di sisi lain, sejumlah sektor berhasil menahan penurunan IHSG. Sektor Keuangan menjadi penopang utama dengan kenaikan 1,36%, diikuti sektor Kesehatan yang naik 0,74%, sektor Properti menguat 0,70%, sektor Infrastruktur naik 0,56%, serta sektor Teknologi yang bertambah 0,54%.

Baca Juga: IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun

Pada jajaran top gainers, saham PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) memimpin penguatan dengan kenaikan 34,67% ke level 202. Posisi berikutnya ditempati PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) yang melonjak 34,33% ke level 180, serta PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) yang naik 34,15% ke posisi 220. Sementara itu, PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) menguat 34,04% menjadi 126, dan PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) naik 25% ke level 1.300.

Di kelompok top losers, saham PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) menjadi yang paling tertekan setelah turun 14,29% ke level 66. Selanjutnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) melemah 13,94 persen ke posisi 1.790, dan PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) terkoreksi 13,64% ke level 462. Pelemahan juga terjadi pada PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) yang turun 12,71% menjadi 206, serta PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) yang merosot 10,88% ke level 262.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!