Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:09 WIB
Baca Juga: Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI

Yodhia menambahkan bahwa DSI akan mengelola aktivitas ekonomi bernilai sangat besar yang berkaitan langsung dengan penerimaan negara. Karena itu, pengelolaannya harus berbasis sistem, data, tata kelola yang baik, dan akuntabilitas yang tinggi. "Profesionalisme menjadi fondasi agar keputusan bisnis tidak dipengaruhi kepentingan jangka pendek maupun kepentingan kelompok tertentu," katanya.

Ia menambahkan bahwa penggunaan talenta global merupakan praktik yang lazim diterapkan di berbagai negara. Banyak perusahaan milik negara maupun sovereign wealth fund di dunia yang memanfaatkan profesional terbaik tanpa membatasi diri pada faktor kewarganegaraan semata.

Meski demikian, Yodhia mengingatkan, kualitas individu hanya merupakan salah satu faktor pendukung keberhasilan DSI dalam memperkuat tata kelola ekspor. Jika tujuan pembentukan DSI adalah memperkuat pengawasan dan menutup celah kebocoran penerimaan negara, maka tata kelola dan sistem yang dibangun tetap menjadi faktor penentu utama.

Sebab itu, ia menilai desain SDM DSI harus dibangun berdasarkan prinsip meritokrasi yang kuat. Rekrutmen harus mengutamakan kompetensi dan integritas, target kinerja harus jelas dan terukur, remunerasi perlu kompetitif untuk menarik talenta terbaik, serta budaya organisasi harus menjunjung tinggi transparansi dan profesionalisme. "Keberhasilan DSI nantinya tidak akan ditentukan oleh satu orang pemimpin, tetapi oleh kualitas tim, tata kelola, dan sistem yang dibangun sejak awal," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!