Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:03 WIB
"Dibutuhkan kolaborasi kerja sama dan transparansi, termasuk harga ini semua dalam rangka pertanggungjawaban moral, karena apa? PLN itu kan disubsidi di hulu, di batu bara sama gas, gasnya kan dapat HGBT itu di hulunya, kemudian di hilirnya itu mendapat kompensasi dan subsidi," tutur Bahlil.

Di samping menjaga keandalan pasokan energi primer, fokus kementerian juga tertuju pada skema pembayaran subsidi dan dana kompensasi. Penataan ini bertujuan menjaga kesehatan neraca keuangan PLN agar tetap stabil di tengah pembengkakan belanja operasional atau operational expenditure (OPEX).

"Kalau cost lebih, itu nanti PLN mendapatkan 7 persen dari OPEX, jadi semakin tinggi OPEX-nya, itu semakin membebani keuangan negara. Nah dalam rangka bagaimana meminimalisasi OPEX-nya, maka negara harus hadir dengan dilakukan pengawasan yang profesional," jelasnya.

Sebelumnya pula, politisi Golkar itu tidak membantah adanya hambatan pada hari operasi pembangkit milik PT PLN yang dipicu oleh minimnya suplai batu bara dengan kalori menengah.

"Itu ada kendala memang sedikit terhadap batu bara yang medium kalori, yang 5.200. Kita kan tahu bahwa sekarang kan kalori batu bara kita ini kan semakin hari semakin rendah. Nah ini yang kita lagi cari solusinya, tapi secara yang lainnya enggak ada masalah," ujar Bahlil.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!