Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:21 WIB
Pemerintah Thailand membongkar data bahwa 80% lalu lintas kontainer di pelabuhan sekitar Selat Malaka -termasuk Singapura- adalah kargo transit yang sekadar menumpang lewat atau pindah kapal.

"Kami ingin merebut bagian dari pasar 80% ini," tegas Jiraroth Sukolrat, Direktur Jenderal Kantor Kebijakan dan Perencanaan Transportasi Thailand seperti dilansir Reuters.

Baca Juga: Klarifikasi Purbaya Soal Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya



Ia menyatakan rute pintas ini akan 6 hari lebih cepat dan 10% lebih murah bagi kapal-kapal pengumpan (feeder) dibanding jika mereka harus memutar jauh ke selatan melewati Singapura.

Proyek Raksasa yang Dihantui Risiko Zonk

Meskipun proyek ini terdengar sangat menjanjikan bagi efisiensi dunia, para pakar internasional dan calon investor justru memperlihatkan sikap skeptis dan sangat berhati-hati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!