6 Kapal Tanker Minyak Iran Diusir Paksa Militer AS, Selat Hormuz Kini Jadi Lautan Mati

Selasa, 28 April 2026 - 17:49 WIB
loading...
6 Kapal Tanker Minyak...
Laporan terbaru lalu lintas kapal di Selat Hormuz mengalami penurunan drastis, dari rata-rata 125 hingga 140 kapal per hari menjadi hanya tujuh kapal dalam 24 jam terakhir. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Jalur nadi energi dunia, Selat Hormuz kini lumpuh total setelah Amerika Serikat (AS) menerapkan blokade total. Laporan terbaru dari data pelacakan kapal Kpler dan analisis satelit SynMax menunjukkan, lalu lintas kapal di Selat Hormuz mengalami penurunan drastis, dari rata-rata 125 hingga 140 kapal per hari menjadi hanya tujuh kapal dalam 24 jam terakhir.

Militer AS dilaporkan bertindak agresif dengan mengusir paksa sedikitnya enam kapal tanker raksasa yang membawa 10,5 juta barel minyak Iran untuk kembali ke pelabuhan asalnya. Sejak perang AS-Israel versus Iran pecah pada 28 Februari 2026, Selat Hormuz berubah menjadi arena adu kekuatan.

Iran menerapkan pembatasan transit yang ketat, sementara Amerika Serikat membalas dengan blokade total terhadap semua pengiriman yang terkait dengan Iran sejak 13 April lalu. Militer AS mengonfirmasi telah mencegat dan memutar balik sedikitnya 37 kapal hingga akhir pekan lalu.

Baca Juga: Barat Kalah Berani? Kapal-kapal Asia Siap Terobos Selat Hormuz Lebih Dulu

"Iran menyerang dan menahan kapal yang tidak patuh, sementara AS terus menegakkan blokadenya," tulis broker kapal ternama, Clarksons dalam laporannya Senin (27/4).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Rekomendasi
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved