Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia

Senin, 22 Juni 2026 - 06:32 WIB

ASEAN Dukung Rezim Baru Dunia Multipolar

Narasi dedolarisasi ini sangat memikat bagi negara-negara berkembang, termasuk di Asia Tenggara. Pasalnya ketergantungan yang terlalu tinggi pada dolar AS selama ini kerap membuat mata uang lokal seperti rupiah, rentan babak belur setiap kali bank sentral AS (The Fed) memainkan kebijakan suku bunga.

Dukungan ASEAN terhadap visi Rusia ini kian dipertegas dengan tampilnya Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr.-yang negaranya memegang posisi Ketua ASEAN untuk tahun 2026-mendampingi Putin saat membacakan pernyataan bersama.

Selain sepakat membuang Dolar, Putin mengungkapkan bahwa seluruh pemimpin ASEAN satu suara dengan Rusia dalam menyambut baik perjanjian damai bersejarah antara Amerika Serikat dan Iran yang baru saja ditandatangani untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

"Kami dengan suara bulat menyambut baik kesepakatan yang dicapai oleh pihak Iran dan Amerika untuk mengakhiri konflik militer," kata Putin.

Ia optimistis situasi di Timur Tengah dan Teluk Persia akan segera stabil, yang pada gilirannya memberikan dampak psikologis positif yang menenangkan pasar komoditas global.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!