Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?

Senin, 22 Juni 2026 - 09:30 WIB
Perombakan direksi PT Pelni usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) menuai sorotan. Foto/Dok
JAKARTA - Perombakan direksi PT Pelni usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Kamis, 18 Juni 2026 lalu menuai sorotan. Dalam keputusan RUPS, Tri Andayani dan Anik Hidayati digantikan masing-masing oleh Budi Setyawan Wijaya sebagai Direktur Utama dan Triswahyu Herlina sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Menurut Direktur Eksekutif The National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi, Pelni ketika tidak diawaki dengan sosok yang mengerti bisnis maritim akan sulit berkembang. Baca Juga: Digitalisasi Maritim, Pelni dan DTP Perkuat Layanan Berbasis Teknologi Satelit LEO BuanterOne



“Jadi masa kejayaan Pelni ini sudah redup, tiba-tiba direksi diganti dengan orang yang background-nya tidak tahu bisnis maritim, tambah mau dibawa ke mana, apa terobosan dirut baru?” tegas Siswanto di Jakarta, Senin, 22 Juni 2026.

Budi sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Integrasi Aviasi Solusi atau InJourney Aviation Services (IAS). Ia juga pernah menjabat sebagai Komisaris Telkomsigma (2023-2025), Direktur Strategic Portfolio PT Telkom Indonesia Tbk (persero) (2020-2025), Streamlining Subsidiaries Transformation Program Leader PT Telkom Indonesia Tbk (persero) (2020).

Kemudian, Direktur Utama PT Admedika (2017-2020), Komisaris Utama Telkomedika (2017-2020), Komisaris Utama PT Balebat (2017), Direktur Utama PT MD Media (2015-2017), Direktur Utama PT Melon Indonesia (2013-2015), CFO PT Melon Indonesia ( 2010-2013).

Baca Juga: Pakar Pelabuhan Kritik Rencana Merger PELNI hingga Pelindo, Alihkan Beban Negara ke BUMN Komersial

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!