Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:21 WIB
Dikutip dari US News, kembalinya pasokan minyak yang sempat tertahan membuat pasar kembali dibanjiri suplai dalam waktu relatif singkat.

Analis Kpler Muyu Xu memperkirakan sekitar 93 juta barel minyak non-Iran sempat tertahan di kawasan Teluk Persia selama penutupan Selat Hormuz. Selain itu, sekitar 72 juta barel minyak mentah Iran juga masih tersimpan di kapal tanker di wilayah barat Chabahar.

Lembaga keuangan UBS memperkirakan sekitar 80% pasokan minyak yang sempat terganggu akan kembali normal dalam tiga bulan ke depan dan mencapai sekitar 90% pada akhir tahun. Kondisi tersebut mulai tercermin pada pasar fisik minyak mentah global.

Reuters melaporkan harga minyak Dubai cash diperdagangkan dengan diskon 27 sen per barel, berbalik tajam dari premi di atas USD60 per barel pada Maret lalu. Sementara, minyak mentah Forties Laut Utara juga turun menjadi diskon USD1 terhadap dated Brent, level terlemah sejak November 2025.

Meski pasokan kembali meningkat, sejumlah analis menilai harga minyak sulit kembali ke level sebelum perang di kisaran USD60-70 per barel dalam waktu dekat. Selama konflik berlangsung sekitar empat bulan, pasokan minyak global disebut menyusut hingga 1,15 miliar barel, sementara cadangan strategis minyak Amerika Serikat turun ke level terendah sejak 1983.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!