Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Rabu, 24 Juni 2026 - 21:59 WIB
Dalam pameran tersebut, PT WCS memperkenalkan berbagai solusi agritech, antara lain drone pertanian Aerotron Agra30, teknologi pembenihan Aerotron PowerGro SP-300 Seed Germinator, DOJO Pumps, serta traktor YTO ESK454 dan YTO NLX1054. Perusahaan juga menghadirkan drone simulator dan tractor simulator untuk meningkatkan kompetensi operator secara interaktif dan aman.
Menurut Danung, kebutuhan petani saat ini tidak hanya terbatas pada alat pertanian yang tangguh, tetapi juga teknologi yang mudah digunakan, didukung pelatihan, dan mampu menghasilkan keputusan berbasis data secara lebih akurat.
PT WCS juga menggandeng sejumlah mitra strategis seperti YTO International Limited, CV Palupi Agri Berdikari (PARI), Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian (BRMP Mektan), Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI), Agrilabs.id, hingga Ilssang Industry Co., Ltd dari Korea Selatan.
Salah satu kolaborasi yang menjadi perhatian ialah kerja sama dengan Agrilabs.id dalam pengembangan pertanian presisi berbasis data dan kecerdasan buatan (AI). Melalui kemitraan tersebut, penggunaan drone dan alat mekanisasi dapat diintegrasikan dengan analisis nutrisi tanaman, rekomendasi pemupukan, hingga prediksi hasil panen.
“Pertanian presisi tidak bisa hanya berhenti pada alat. Drone, traktor, pompa, dan mesin pertanian akan jauh lebih bernilai ketika penggunaannya didukung oleh data yang baik,” kata Danung.
Menurut Danung, kebutuhan petani saat ini tidak hanya terbatas pada alat pertanian yang tangguh, tetapi juga teknologi yang mudah digunakan, didukung pelatihan, dan mampu menghasilkan keputusan berbasis data secara lebih akurat.
PT WCS juga menggandeng sejumlah mitra strategis seperti YTO International Limited, CV Palupi Agri Berdikari (PARI), Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian (BRMP Mektan), Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI), Agrilabs.id, hingga Ilssang Industry Co., Ltd dari Korea Selatan.
Salah satu kolaborasi yang menjadi perhatian ialah kerja sama dengan Agrilabs.id dalam pengembangan pertanian presisi berbasis data dan kecerdasan buatan (AI). Melalui kemitraan tersebut, penggunaan drone dan alat mekanisasi dapat diintegrasikan dengan analisis nutrisi tanaman, rekomendasi pemupukan, hingga prediksi hasil panen.
“Pertanian presisi tidak bisa hanya berhenti pada alat. Drone, traktor, pompa, dan mesin pertanian akan jauh lebih bernilai ketika penggunaannya didukung oleh data yang baik,” kata Danung.
Lihat Juga :