Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Minggu, 28 Juni 2026 - 22:18 WIB
"Tarif ini akan menggantikan perjanjian dagang yang dibuat dengan negara tersebut, baik yang sudah diterapkan, ditandatangani, maupun yang belum!"
Hingga saat ini, beberapa negara Eropa memang sudah dan sedang merencanakan pemungutan pajak atas pendapatan digital raksasa AS yang meraup untung besar di wilayah mereka. Sebut saja Prancis, Italia, dan Spanyol yang masing-masing telah memberlakukan pajak digital sebesar 3%.
Selain itu Inggris menerapkan tarif pajak 2% yang menyasar mesin pencari besar, media sosial, dan platform marketplace. Lalu Turki dan Austria, masing-masing memberlakukan tarif agresif sebesar 7,5% dan 5%.
Baca Juga: Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Melindas Kesepakatan Uni Eropa: Raksasa Silicon Valley Jadi Tameng
Gertakan radikal Trump ini muncul hanya sehari setelah Dewan Uni Eropa (UE) menyetujui komitmen penghapusan sisa bea masuk atas barang-barang AS berdasarkan kesepakatan bersama tahun lalu. Bukannya meredam ketegangan, Trump justru menaikkan tensi konflik ke tingkat tertinggi demi melindungi dominasi raksasa Silicon Valley seperti Google, Apple, Microsoft, dan Meta dari incaran pajak Eropa.Hingga saat ini, beberapa negara Eropa memang sudah dan sedang merencanakan pemungutan pajak atas pendapatan digital raksasa AS yang meraup untung besar di wilayah mereka. Sebut saja Prancis, Italia, dan Spanyol yang masing-masing telah memberlakukan pajak digital sebesar 3%.
Selain itu Inggris menerapkan tarif pajak 2% yang menyasar mesin pencari besar, media sosial, dan platform marketplace. Lalu Turki dan Austria, masing-masing memberlakukan tarif agresif sebesar 7,5% dan 5%.
Baca Juga: Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Lihat Juga :