Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG

Jum'at, 03 Juli 2026 - 17:57 WIB
Hingga penutupan Semester I Tahun 2026, rapor keuangan negara di Jawa Tengah tercatat tetap kokoh dan berdaya tahan tinggi menghadapi gejolak ekonomi. Penerimaan negara sukses terealisasi sebesar 46,56% dari target dan tumbuh impresif hingga 13,33% secara tahunan (year-on-year).

Pada pos pengeluaran, serapan belanja negara telah menembus angka 52,06% dari pagu anggaran yang ditetapkan. Kesehatan postur APBN yang disalurkan ke daerah ini berdampak linier terhadap laju perekonomian makro regional.

Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah sukses bertengger di angka 5,89% berkat sokongan masif dari sektor industri, aktivitas perdagangan, serta guyuran program stimulus produktivitas dari pemerintah. Baca Juga: Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit



“Kementerian Keuangan di Jawa Tengah terus mendorong berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah dengan indikator ekonomi yang masih perlu diperkuat,” ungkap Purbaya.

Di bidang tata kelola keuangan daerah, Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa Tengah juga tengah menguji coba inovasi digitalisasi penerimaan daerah lewat skema joint research bersama para ahli lokal (local expert).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!