Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya

Senin, 06 Juli 2026 - 14:33 WIB


Hebatnya lagi, raksasa investasi J.P. Morgan membocorkan bahwa konsumen Leaderdrive bukan main-main. Selain memasok pemain lokal seperti UBTech Robotics dan Agibot, Leaderdrive juga telah memenuhi pesanan riset dan pengembangan (R&D) skala kecil untuk Tesla (milik Elon Musk untuk proyek robot Optimus), da juga Figure AI (perusahaan robotika yang disuntik dana oleh Nvidia dan Microsoft).

Ambisi Global Membawa Robot ke Pasar Amerika Serikat

Tidak puas menguasai 30% hingga 40% pasar domestik China, Zuo bersaudara mulai melancarkan ekspansi global tahun ini. Pada Februari lalu, Leaderdrive resmi menggandeng Minth Group (pemasok suku cadang otomotif milik miliarder Taiwan) untuk membangun perusahaan patungan (joint venture) di Amerika Serikat.

Langkah strategis ini diproyeksikan bakal mengunci kontrak-kontrak raksasa dengan Tesla, Figure AI, hingga Boston Dynamics. Selain sendi mekanis, mereka kini memproduksi rotary actuator yang berfungsi sebagai "otot" pengubah sinyal listrik menjadi gerakan, yang juga laku keras di industri manufaktur semikonduktor serta alat medis canggih.

Kisah Zuo bersaudara membuktikan bahwa di era kecerdasan buatan dan robotika saat ini, ladang uang terbesar tidak hanya dimiliki oleh pembuat perangkat lunak (AI), melainkan para penyedia "fisik" dan komponen kerasnya.

Apakah Indonesia siap melahirkan inovator komponen teknologi seperti mereka, atau kita hanya akan menjadi konsumen robot di masa depan?.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!