rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:30 WIB
Bitget menilai tingginya volume transaksi dibandingkan nilai aset kelolaan menunjukkan rToken dimanfaatkan sebagai instrumen perdagangan yang likuid. Sejak diluncurkan, total volume transaksi hampir enam kali lipat dari nilai AUM saat ini, mengindikasikan tingginya aktivitas investor dalam mengambil posisi jangka pendek maupun memperoleh eksposur terhadap aset terkait ekuitas.
Baca Juga: Krisis Mata Ulang Lokal Dorong Investor Regional Buru Aset Berbasis Dolar AS
Perusahaan memperkirakan aktivitas perdagangan rToken akan meningkat menjelang dimulainya musim laporan keuangan kuartal II 2026, terutama pada saham-saham teknologi berkapitalisasi besar dan emiten yang bergerak di sektor infrastruktur AI. Jumlah trader aktif harian diproyeksikan meningkat sekitar 15-25% selama periode tersebut dibandingkan dengan tingkat aktivitas saat ini.
Bitget juga memperkirakan pola perdagangan ekuitas yang ditokenisasi akan semakin dinamis pada periode 2026-2027. Rotasi investasi diperkirakan akan lebih sering terjadi mengikuti katalis seperti laporan keuangan, peluncuran produk baru, perkembangan ekonomi makro, maupun sentimen sektoral, dengan aset pasar privat dan infrastruktur AI diproyeksikan tetap menjadi pendorong utama permintaan.
Baca Juga: Krisis Mata Ulang Lokal Dorong Investor Regional Buru Aset Berbasis Dolar AS
Perusahaan memperkirakan aktivitas perdagangan rToken akan meningkat menjelang dimulainya musim laporan keuangan kuartal II 2026, terutama pada saham-saham teknologi berkapitalisasi besar dan emiten yang bergerak di sektor infrastruktur AI. Jumlah trader aktif harian diproyeksikan meningkat sekitar 15-25% selama periode tersebut dibandingkan dengan tingkat aktivitas saat ini.
Bitget juga memperkirakan pola perdagangan ekuitas yang ditokenisasi akan semakin dinamis pada periode 2026-2027. Rotasi investasi diperkirakan akan lebih sering terjadi mengikuti katalis seperti laporan keuangan, peluncuran produk baru, perkembangan ekonomi makro, maupun sentimen sektoral, dengan aset pasar privat dan infrastruktur AI diproyeksikan tetap menjadi pendorong utama permintaan.
(nng)
Lihat Juga :