Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Selasa, 21 Juli 2026 - 17:30 WIB
Harga minyak mentah dunia jenis Brent diproyeksikan bisa meroket liar hingga melampaui USD120 per barel pada kuartal keempat 2026. Foto/Dok, Ist
JAKARTA - Raksasa perbankan Wall Street, Goldman Sachs merilis peringatan terbaru bagi pasar finansial global. Harga minyak mentah dunia jenis Brent diproyeksikan bisa meroket liar hingga melampaui USD120 per barel pada kuartal keempat 2026 jika gangguan lalu lintas kapal di Selat Hormuz terus berlanjut tanpa kepastian.
Kepanikan pasar energi kembali tereskalasi sepanjang bulan ini setelah konflik bersenjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas. Situasi kian diperparah oleh ancaman kelompok milisi Houthi di Yaman yang berniat memblokade pengiriman minyak dari Arab Saudi melalui jalur Laut Merah.
Baca Juga: Ramalan Goldman Sachs: Harga Emas Bakal Sentuh USD4.900 di 2026
Padahal, rute Laut Merah selama ini menjadi jalur alternatif paling krusial untuk mengalirkan kargo minyak mentah Teluk Persia yang terdampak perang menuju para konsumen global.
Kepanikan pasar energi kembali tereskalasi sepanjang bulan ini setelah konflik bersenjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas. Situasi kian diperparah oleh ancaman kelompok milisi Houthi di Yaman yang berniat memblokade pengiriman minyak dari Arab Saudi melalui jalur Laut Merah.
Baca Juga: Ramalan Goldman Sachs: Harga Emas Bakal Sentuh USD4.900 di 2026
Padahal, rute Laut Merah selama ini menjadi jalur alternatif paling krusial untuk mengalirkan kargo minyak mentah Teluk Persia yang terdampak perang menuju para konsumen global.
Lihat Juga :