Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
Rabu, 22 Juli 2026 - 10:21 WIB
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban, Mohd. Arief Agustian mengatakan, layanan impor perdana ini menjadi tonggak penting bagi pengembangan Pelabuhan Patimban sebagai simpul logistik nasional sekaligus alternatif gerbang perdagangan internasional.
"Pelaksanaan kegiatan impor peti kemas internasional perdana melengkapi layanan ekspor yang telah dimulai pada pekan sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa Pelabuhan Patimban telah semakin siap untuk melayani ekspor dan impor, sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif gerbang logistik internasional yang mendukung pertumbuhan industri, investasi, dan perekonomian nasional," kata Arief dalam keterangannya, Rabu(22/7/2026).
Baca Juga: Pelabuhan Patimban, Salah Satu Peninggalan Kerja Sama RI dengan Shinzo Abe
Pada kunjungan perdana tersebut, aktivitas bongkar muat mencapai 1.632 TEUs, terdiri atas 1.248 TEUs muatan ekspor dan 384 TEUs muatan impor. Dari sisi jumlah peti kemas, ekspor tercatat sebanyak 624 boks, terdiri atas 208 peti kemas berisi dan 416 peti kemas kosong. Sementara itu, impor mencapai 192 boks dan seluruhnya merupakan peti kemas berisi.
"Pelaksanaan kegiatan impor peti kemas internasional perdana melengkapi layanan ekspor yang telah dimulai pada pekan sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa Pelabuhan Patimban telah semakin siap untuk melayani ekspor dan impor, sehingga diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif gerbang logistik internasional yang mendukung pertumbuhan industri, investasi, dan perekonomian nasional," kata Arief dalam keterangannya, Rabu(22/7/2026).
Baca Juga: Pelabuhan Patimban, Salah Satu Peninggalan Kerja Sama RI dengan Shinzo Abe
Pada kunjungan perdana tersebut, aktivitas bongkar muat mencapai 1.632 TEUs, terdiri atas 1.248 TEUs muatan ekspor dan 384 TEUs muatan impor. Dari sisi jumlah peti kemas, ekspor tercatat sebanyak 624 boks, terdiri atas 208 peti kemas berisi dan 416 peti kemas kosong. Sementara itu, impor mencapai 192 boks dan seluruhnya merupakan peti kemas berisi.
Lihat Juga :