Rupiah Tembus 18.009 per Dolar AS, Pasar Respons Negatif Mundurnya Bos BI

Senin, 27 Juli 2026 - 17:25 WIB
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah hingga tembus Rp18.009 per dolar AS usai pasar merespon negatif mundurnya Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto/Dok
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan, Senin (27/7/2026) usai turun 46 poin atau sekitar 0,26% hingga tembus Rp18.009 per dolar AS. Pelemahan mata uang Garuda juga terlihat pada data Jisdor Bank Indonesia (BI), dimana hari ini jatuh ke Rp17.995.

Dari sentimen dalam negeri, pasar merespon negatif terhadap mundurnya Gubernur Bank Indonesia (BI) , Perry Warjiyo dari jabatannya. Surat pengunduran diri diajukan Pery ke Presiden Prabowo Subianto per kemarin.



“Pengunduran diri tersebut bersamaan dengan gonjang-ganjing rupiah yang terus melemah akibat tensi geopolitik yang terus memanas di Timur Tengah antara AS dan Iran, membuat Presiden, pemerintah dan DPR sering melakukan intervensi terhadap independensi Bank Indonesia bahkan tidak jauh dari kata mundur untuk Bapk Pery Warjiyo,” jelas Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi dalam risetnya, Senin (27/7/2026).

Baca Juga: Efek Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS

Selain itu, rasio utang Indonesia yang berada di kisaran 40% terhadap PDB perlu dilihat bersama dengan kemampuan pemerintah dalam membayar utang serta kualitas penggunaan utang tersebut. Rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tidak bisa dilihat secara sederhana hanya berdasarkan angka persentasenya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!