Rupiah Makin Loyo Imbas Pengunduran Diri Gubernur BI, Hari Ini Tembus Rp18.083/USD
Selasa, 28 Juli 2026 - 16:07 WIB
Kekhawatiran akan gangguan pasokan semakin diperparah setelah kelompok Houthi yang didukung Iran menargetkan kapal tanker Arab Saudi di jalur perairan vital lainnya, yaitu Selat Bab el-Mandeb.
Sementara itru Federal Reserve diperkirakan secara luas akan mempertahankan suku bunga tetap pada hari Rabu; perangkat CME FedWatch menunjukkan probabilitas sekitar 62 persen untuk skenario tersebut.
Namun, prospek kebijakan moneter cenderung fluktuatif bulan ini di tengah situasi yang dinamis di Timur Tengah. Harga minyak sempat melonjak sekitar 20 persen dalam dua minggu saat AS dan Iran saling melancarkan serangan terkait kendali atas Selat Hormuz.
Investor juga menantikan pernyataan dari Ketua Fed yang baru, Kevin Warsh, setelah sebelumnya menerima komentar yang cenderung hawkish darinya sejak keputusan suku bunga bank sentral terakhir pada bulan Juni.
Warsh telah menegaskan komitmen Federal Open Market Committee (FOMC) untuk menjaga stabilitas harga. Ia juga telah meluncurkan tinjauan menyeluruh terhadap operasional Fed dengan menunjuk lima gugus tugas untuk menangani berbagai aspek, seperti komunikasi dan kerangka kerja inflasi.
Kalender ekonomi minggu ini juga akan memberikan petunjuk mengenai kebijakan moneter, karena para pelaku pasar akan menerima data PDB AS kuartal kedua serta indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) bulan Juni yang merupakan indikator inflasi acuan bagi Fed.
Sementara itru Federal Reserve diperkirakan secara luas akan mempertahankan suku bunga tetap pada hari Rabu; perangkat CME FedWatch menunjukkan probabilitas sekitar 62 persen untuk skenario tersebut.
Namun, prospek kebijakan moneter cenderung fluktuatif bulan ini di tengah situasi yang dinamis di Timur Tengah. Harga minyak sempat melonjak sekitar 20 persen dalam dua minggu saat AS dan Iran saling melancarkan serangan terkait kendali atas Selat Hormuz.
Investor juga menantikan pernyataan dari Ketua Fed yang baru, Kevin Warsh, setelah sebelumnya menerima komentar yang cenderung hawkish darinya sejak keputusan suku bunga bank sentral terakhir pada bulan Juni.
Warsh telah menegaskan komitmen Federal Open Market Committee (FOMC) untuk menjaga stabilitas harga. Ia juga telah meluncurkan tinjauan menyeluruh terhadap operasional Fed dengan menunjuk lima gugus tugas untuk menangani berbagai aspek, seperti komunikasi dan kerangka kerja inflasi.
Kalender ekonomi minggu ini juga akan memberikan petunjuk mengenai kebijakan moneter, karena para pelaku pasar akan menerima data PDB AS kuartal kedua serta indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) bulan Juni yang merupakan indikator inflasi acuan bagi Fed.
(akr)
Lihat Juga :